tag:

07 July 2008

Musisiku

Judul:
Musisiku

Penulis:
Asriat Ginting, Chr Nasution, Denny Sakrie, Fauzi Djuanedi, Jose Choa Linge, Manunggal K Wardaya, Niantoro Sutrisno, Riza Sihbudi, Syamsuddin, Wasis Susilo

Editor:
Denny Sakrie

Penerbit:
Republika




Catatan:
Buku yang merupakan kompilasi dari berbagai tulisan di rubrik Oldies Goodies di salah satu harian besar di Indonesia sepertinya berusaha merangkum jejak-jejak musisi besar Indonesia. Tulisan-tulisan yang terangkum adalah buah karya penulis yang dalam tulisannya terlihat sekali sangat-sangat peduli dengan musik Indonesia.

Tulisan yang berisikan biografi musikal dari tokoh-tokoh dunia musik Indonesia. Dari yang multi talenta sampai pelestari budaya betawi. Dari akar musik rock sampai pop progresif 80-an. Dari pop santai sampai musikalisasi puisi religius. Tidak lupa juga fenomena musik Indonesia dari Koes Bersaudara, Koes Plus sampai ke Badai Pasti Berlalu.

Dalam kesederhanaannya buku ini cukup bisa memetakan ‘sejarah’ musik Indonesia sekalipun tidak terlalu setia dengan kronologi waktunya. Meski belum bisa dibandingkan dengan buku sejenis lainnya yang mengupas sejarah film dan sejarah bioskop di Indonesia, tapi buku ini sudah bisa merangkum tonggak-tonggak sejarah penting dalam perkembangan musik Indonesia.

PACHINKO ....... and Everyone's Happy

Judul:
Pachinko
and Everyone’s Happy


Ditulis oleh:
Harry Suharyadi dan Muhammad Yunus
berdasarkan skenario film Pachinko & Everyone’s Happy karya Harry Suharyadi, diilhami dari kejadian-kejadian sebenarnya


Penerbit:
Puspa Swara, Jakarta


Cerita:
Kegundahan dalan pengabdian kepada hidup digambarkan melalui hidup seorang geisha yang kehidupan sehari-harinya bertolak belakang dengan keceriaan yang selalu dibawa dalam profesinya.


Catatan:
Novelisasi dari film yang berjudul sama ini disampaikan dengan padat dan efisien. Dalam buku setebal 115 halaman bisa dengan gampang gue lahap cuma dalam beberapa jam aja. Iya, cuma beberapa jam aja. Buku ini ‘nemenin’ gue dalam perjalanan pergi pulang kantor naik angkutan umum.

Tapi buku ini dengan hebatnya bisa menyampaikan secara utuh keseluruhan cerita lengkap dengan rasa mendalam yang menyentuh hati gue. Buat gue, perasaan tokoh utama yang selalu di ‘persimpangan jalan’ seperti kena banget. Bisa juga saat baca buku ini, sisi feminin gue lebih mendominasi akal dan pikiran gue.

‘Romantisme’ yang disampaikan buku ini lebih kepada romantisme kehidupan sehari-hari yang disimbolisasikan lewat kehidupan seorang geisha yang mendua. Kayaknya hampir setiap orang yang hidup, terutama di zaman sekarang, selalu punya sikap mendua, baik dalam skala kecil maupun besar. Makanya cerita di buku ini kena banget.

Pace-nya bisa jadi lambat tapi ngga lantas menjadi mendayu-dayu. Pas banget dengan latar cerita tentang orang Jepang yang cenderung kaku, yang sekalipun kaku tapi banyak kerapuhan di dalamnya.

Sebenernya setelah baca buku ini, cukup ada rasa penasaran untuk menyaksikan filmnya. Tapi rasa penasaran itu masih belum cukup kuat untuk menuntaskan nonton filmnya. Mungkin mood-nya aja yang belum dapet.

28 June 2008

'Rekaman' Band SMA



High School Band

Tidak lama setelah lulus SMA, saya pernah iseng-iseng mengumpulkan lagu-lagu yang pernah band kami bawakan semasa SMA. Tentunya yang terkumpul adalah lagu-lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi aslinya, karena band kami belum pernah merekam lagu-lagu itu dalam versi kami sendiri. Dan lagu-lagu yang terkumpul itu saya rekam menjadi 1 kaset.

Sleeve ‘proyek rekaman’ album kaset kami pada waktu itu adalah seperti di bawah ini :

------------------------------------------------------------------------------------------

Songs

Lead Vocals

Original Artists

Rhythm of The Rain

Edwin

Jason Donovan

It Must Have Been Love

Rina & Bong Stephanie

Roxette

Spending My Time

Arthy

Roxette

Till Death Do Us Part

Arthy/Edwin

White Lion

Love of A Lifetime

Arthy/Edwin

Fire House

Ice Ice Baby (unfinished)

----

Vanilla Ice

The Time Alone with You

Martin

Bad English

Nothing Else Matter

Edwin

Metallica

Stand By Me

Edwin

Ben E. King

Smells Like Teen Spirit

Edwin

Nirvana

Can’t Cry Hard Enough

Martin

William Brothers

To Be With You

Martin

Mr.Big

When A Man Loves A Woman

Edwin

Michael Bolton

My Girl

Edwin

The Temptations

It’s Over Now

Edwin

L.A. Guns

You Don’t Love Me Anymore

Edwin

’Weird’ Al Yankovic

Heaven Knows

Edwin

Rick Price

Silver Bells

Edwin

Ray Conniff Singers

Just Wanna Be Your Friend

Edwin

Puck & Natty

The Album Crew
Producer : Edwin
Co-Producers : Yonas, Lesly ’nkunk’, Renanta ’otong’
Executive Producers : Lesly, Edwin
Sound Engineer : Lesly

Mixed & Re-recorded at SEGA Team’s Headquarter (Lesly’s Room)


The Band (1990 – 1993) are :
Martin : lead vocals, guitars, basses, background vocals
Yonas : keyboards, background vocals
Ferry : drums, background vocals
Edwin : lead vocals, guitars, basses, background vocals
Arthy : lead vocals, background vocals (member 1990 – 1992)
Adhit : guitars, background vocals (member 1992 – 1993)
Sandra : keyboards, background vocals (member 1992 – 1993)


Additional Musicians

Rina

lead vocal on

It Must Have Been Love

Bong Stephanie

lead vocal on

It Must Have Been Love

Andre ’cablak’

drums on

Nothing Else Matter



The Time Alone With You



Smells Like Teen Spirit


The Band
Producers : Ferry, Yonas, Martin
Executive Producers : Yonas, Martin
Music Director : Yonas

Produced 1990 – 93
Compiled 1993

The Band Production 1993

------------------------------------------------------------------------------------------


Last Action Band

Pada saat yang bersamaan, saya juga mengumpulkan dan merekam ’edisi khusus’ lagu-lagu yang dibawakan oleh band kami pada penampilannya yang terakhir. Sama seperti proyek rekaman sebelumnya, rekaman kali ini juga merekam lagu-lagu yang dibawakan oleh penyanyi aslinya.

Sleeve ‘proyek rekaman’ album kaset edisi khusus kami pada waktu itu adalah seperti di bawah ini :

------------------------------------------------------------------------------------------

Songs

Lead Vocals

Original Artists

Just Wanna Be Your Friend

Edwin

Puck & Natty

Easy

Edwin

Faith No More

Looking Through Patient Eyes

Edwin

P.M. Dawn

Goodbye

Martin

Air Supply


The Album Crew
Producer : Edwin
Co-Producers : Ka-el
Executive Producers : Edwin, Ka-el
Sound Engineer : Edwin

Mixed & Re-recorded at Ceger Raya 27 (Ka-el’s Room)


The Band (in the last action) are :
Martin : lead vocals, basses, background vocals
Yonas : keyboards, background vocals
Edwin : lead vocals, bass, background vocals
Adhit : guitars, background vocals
Sandra : keyboards, background vocals
Andre ’cablak’ : drums, background vocals
Nadia : background vocals


The Band
Producers : Ferry, Yonas, Martin
Executive Producers : Yonas, Martin
Music Director : Yonas

Produced 1993
Compiled 1993


The Last Action Band Production 1993

------------------------------------------------------------------------------------------


Mungkin sekarang kasetnya udah ngga bisa diperdengarkan lagi. Tapi kenangannya selalu ’terdengar’ dengan jelas saat saya baca sleeve kasetnya.