tag:

02 April 2008

EL MELER: Ide Sederhana yang Brilian

ditulis pada tanggal 16 Pebruari 2008

Judul:
EL MELER

Sutradara:
Dennis Adhiswara

Pemain:
Abdul Latief, dkk.


Cerita:

Di sepotong gang di sebuah kampung di salah satu pojok ibukota terjadi kesewenang-wenangan yang dilakukan sekelompok anak-anak yang dipimpin pentolannya yang dijuluki El Meler (emang meler mulu sih, jijay!). Kelompok itu kerjanya menindas anak-anak lain yang tinggal di gang itu. Penindasan terus terjadi sampai muncul seorang anak yang baru pindah ke gang situ yang berani menentang mereka. Terjadilah pertentangan yang memuncak menjadi peperangan antar anak-anak gang melawan kelompok EL Meler.


Catatan:

Inilah film yang sudah lama gue cari-cari. Penasaran banget. Awalnya waktu baca tentang filmmaker indie di salah satu majalah. Di situ gue kenal namanya Dennis Adhiswara. ‘Jurus-jurus’ membuat film yang dia ceritakan di situ sederhana banget. Makanya gue jadi penasaran dengan El Meler.

Makin penasaran setelah gue nonton ‘Kwalitet 2’ besutan Dennis yang sempet tayang di bioskop. Sebenernya sih gue cuma sempet nonton film itu di VCD. Almarhum Bokap gue masih sempet nonton juga. Dari ‘Kwalitet 2’ gue bisa membaca gaya Dennis dalam membuat film. Selain penuh humor, pastinya Dennis punya style yang ngga pasaran ato ngga ngikutin tren pasar.

Makin penasaran lagi setelah Dennis main di Jomblo layar lebar dan serial TV-nya. Apalagi Dennis sempat beberapa kali jadi astrada dan sutradara di serial TV-nya.

Akhirnya kesampaian juga nonton El Meler! Waktu mo mulai nonton film ini, sebenernya hati gue lagi runyam, lagi sebel. Adalah masalah pribadi. Ngga niat cari hiburan. Tapi karena di hati juga ada rasa penasaran, El Meler terus lanjut sampe selesai.

Idenya sederhana tentang anak-anak. Dimainkan sebagian besar oleh anak-anak. Mungkin karena ceritanya tentang anak-anak yang cukup membumi (bullying), akting semua aktor yang terlibat jadi terlihat cukup natural. Dari visualisasi di film ini, gue nangkep inilah anak-anak yang sewajarnya dengan semua keluguan dan fantasinya.

Dennis emang beneran niat bikin film. Detil ngga ketinggalan. Bahasa visualnya cukup rapi, sehingga ngga perlu dialog yang panjang untuk sebuah adegan. Sekalipun memang genre semi action. Dan ternyata ada salah satu aktor yang baru tahun-tahun belakangan ini naik daun di dunia entertainmen Indonesia, yaitu Abdul Latief, yang sekarang lebih kita kenal sebagai Adul. Dia berperan sebagai tokoh sentral di film ini.

El Meler bukan produksi film yang kacangan, sekalipun cuma produksi ‘rumahan’ yang hampir semua personil teknisnya (sutradara, skenario, kamera, editor dsb.) dirangkap oleh Dennis. End credit title lengkap banget ditulisnya. Dan ternyata ada stuntman-nya! Sinematografinya juga ngga kacangan. Dan keliatan banget angle-angle yang susah yang diambil kamera. Belum lagi di akhir film ditunjukin berbagai adegan blooper.

Sukseslah buat Dennis. Mudah-mudahan dia dikasi kesempatan bikin film terus.

Tidak ada komentar: